"Masyarakat yang telah memberikan pilihan pada Prabowo-Sandi tidak perlu lagi mengakui hasil Pilpres 2019," kata Waketum Partai Gerindra Arief Poyuono.
Pernyataan Arief Poyuono yang mengklaim bisa membatalkan AHY sebagai cawapres Prabowo bikin Demokrat bertanya. Gerindra menegaskan sang ketum tak bisa disetir.
Riza menegaskan permintaan maafnya itu sebagai Gerindra dan sesuai ajaran sang Ketum Prabowo Subianto agar para kader selalu besikap santun, bijaksana.
Arief Poyuono terus berseteru dengan Demokrat terkait 'pengusiran' dari koalisi Prabowo-Sandiaga. Menolak minta maaf, Poyuono kini ikut menyeret nama AHY.