Korea Utara memperingatkan Korea Selatan agar tidak melakukan provokasi, termasuk latihan militer dengan peluru tajam di batas laut yang dipersengketakan.
Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak untuk pertama kali bicara di televisi terkait serangan artileri Korea Utara. Lee menyebutkan Korut telah melakukan kejahatan kemanusiaan.
Para wartawan yang meliput ketegangan di perbatasan Korea Selatan diminta segera meninggalkan Pulau Yeonpyeong. Sementara China yang merupakan sekutu Korea Utara, diminta bersikap adil terhadap masalah dua negara Korea ini.
Rencana gelar pasukan besar-besaran oleh Korea Selatan dan Amerika Serikat, membuat Korea Utara berang. Media-media di Korut memberitakan kalau Semenanjung Korea sudah berada di ambang perang.