MA kembali berbicara rencana mengubah sistem penunjukan majelis hakim dalam menangani perkara melalui aplikasi Smart Majelis usai ada hakim diduga terima suap.
Lagi-lagi Kejagung menjerat hakim sebagai tersangka perkara suap. Usut punya usut ternyata masih ada benang merah dengan kasus suap sekitar 3 bulan lalu.
"Anda tanya saja sama Pak Djuyamto itu benar tidak itu ada intervensi? Kan dekat di gedung bundar kan? Nah biar tidak ada dusta di antara kita," ucap Jubir MA.