Pengamat ekonomi Piter Abdullah menilai polemik volume MinyaKita harus dilihat objektif. Dia menekankan peran swasta dalam produksi dan pengawasan masyarakat.
Kementerian Perdagangan bersama Satgas Pangan Polri menutup pabrik Minyakita yang terbukti mengurangi isi, sehingga tidak sesuai keterangan pada kemasan
Kementerian Perdagangan dan Satgas Pangan Polri awasi peredaran MinyaKita. Temuan menunjukkan produsen nakal pakai minyak komersial untuk penuhi permintaan.
Tiga terdakwa korporasi kasus ekspor CPO dituntut membayar denda dan uang pengganti hingga triliunan. Ketiganya juga dituntut agar perusahaannya ditutup.
Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi CPO Februari 2025 sebesar US$ 955,44/MT, turun 9,82% dari bulan sebelumnya, dipengaruhi penurunan permintaan.