Pemkot Bandung yakin surat perintah ritual seks bebas di kalangan pegawai Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (Perpusda) palsu. Ada upaya sabotase dalam kasus tersebut.
Rasa kantuk terkadang sulit ditaklukkan. Entah diserang ngantuk sangat atau kurang istirahat, Kepala Perpustakaan Provinsi DKI Jakarta Anas Effendi justru terlelap saat Jokowi berpidato.
Pergeseran Wali Kota Jaksel Anas Effendi sebagai Kepala Perpustakaan menuai kontroversi. Jokowi mengantongi alasannya tetapi tidak mungkin membeberkan ke publik. Tolong dihargai!
Gubernur DKI Jakarta Jokowi menggeser Wali Kota Jakarta Selatan Anas Effendi menjadi Kepala Perpustakaan Daerah. Kebijakan ini pun diprotes para sarjana perpustakaan. Hal ini karena Anas dinilai kurang kompeten dalam menangani perpustakaan dan arsip.
Belum diketahui apakah Anas Effendi yang menempati posisi baru sebagai Kepala Badan Perpustakaan DKI memiliki latar belakang pendidikan kepustakaan. Jika belum, maka disarankan Anas harus menjalani diklat tentang kepustakaan dan arsip.
Langkah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) untuk merotasi Anas Effendi dari Walikota Jakarta Selatan menjadi Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah dirasa kurang tepat. Keputusan Jokowi terhadap Anas dinilai mirip gaya kebijakan Orde Baru.
Anas Effendi digeser Gubernur DKI Joko Widodo dari Wali Kota Jaksel menjadi Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD). Sebelum menempatkannya di jabatan yang baru, Jokowi memanggil Anas dan membuat target waktu kerja.
Wali Kota Jakarta Selatan Anas Effendi digeser Gubernur DKI Jokowi menjadi Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah. Jokowi membantah penggeseran itu merupakan penurunan jabatan.