Tiga remaja putri di Cianjur menggagalkan aksi polisi gadungan membawa kabur ponsel milik salah satu di antaranya. Mereka mengejar pelaku sejauh 12 km.
Polisi gadungan yang menipu warga modus loloskan calon taruna Akpol meraup Rp 345 juta dari korbannya. Uang itu digunakan untuk usaha pengeboran minyak ilegal.
Puluhan tetua pura di Desa Sidemen mendatangi Polsek, menuntut penangkapan pelaku pencurian uang kepeng. Kasus ini telah meresahkan masyarakat setempat.