Pemerintah berencana mengatur bisnis penjualan pakaian bekas di Indonesia yang sudah eksis sejak zaman Pak Harto. Begini kenyataan yang terjadi di lapangan.
Para pedagang tak terima pakaian bekas impor dituding mengandung penyakit. Mereka sudah berjualan lama hingga bergonta-ganti presiden, tapi tak ada keluhan konsumen.
Para pedagang pakaian bekas impor di Pasar Senen, Jakarta Pusat mengaku mendapatkan pasokan barang dari importir, namun ada yang berlabel buatan Indonesia.
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan dari seluruh sampel positif mengandung bakteri dan jamur. Bahkan ditemukan dalam satu helai pekaian impor mengandung ribuan koloni bakteri.
Selama ini Pasar Senen, Jakarta Pusat menjadi pusat penjualan pakaian bekas impor di DKI Jakarta, namun ada informasi mal pun menjual produk yang sama.