detikNews TNI-Polri Serahkan Upaya Pembebasan 2 WNI yang Disandera OPM ke Kemlu TNI dan Polri belum bisa bertindak banyak karena upaya pembebasan mengedepankan negoisasi. Rabu, 16 Sep 2015 02:27 WIB
detikNews Menlu: Kita Siapkan Skenario, Tak Ada Barter WNI dengan OPM Pemerintah terus berupaya seoptimal mungkin membebaskan 2 WNI yang disandera kelompok OPM. Indonesia tegaskan, tidak ada barter dengan OPM. Rabu, 16 Sep 2015 01:05 WIB
detikNews Konsulat PNG dan Kapolda Papua Bahas Pembebasan 2 WNI yang Disandera Pihak Army PNG sendiri menurut Konsulat PNG, sudah mempersiapkan kekuatan yang cukup besar. Selasa, 15 Sep 2015 21:50 WIB
detikNews 2 WNI Disandera, Kapolri: Tak Ada Toleransi untuk OPM! Kapolri meminta OPM segera melepaskan 2 WNI yang disandera di Papua Nugini. Polri tidak akan bernegosiasi dengan OPM. Selasa, 15 Sep 2015 17:36 WIB
detikNews Wapres JK: Tidak Mungkin Kita Deal dengan OPM Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menegaskan tidak ada negosiasi terhadap pelaku penyanderaan. Selasa, 15 Sep 2015 17:26 WIB
detikNews Menko Polhukam Tegaskan Tak Akan Barter WNI dengan OPM Pemerintah Indonesia kembali menegaskan bahwa tidak ada istilah barter WNI dengan kelompok OPM. Pemerintah akan melakukan langkah terukur. Selasa, 15 Sep 2015 17:17 WIB
detikNews 2 WNI Disandera, Menko Luhut: Ada Permintaan OPM yang Tak Bisa Dipenuhi OPM menyandera 2 WNI di Papua Nugini. Menko Luhut mengatakan negosiasi dengan pihak OPM masih ada yang terganjal. Selasa, 15 Sep 2015 17:06 WIB
detikNews Pemerintah Mengutuk Penculikan 2 WNI di Papua Nugini Menlu RI Retno LP Marsudi berkata, pemerintah mengutuk penculikan dua WNI di wilayah perbatasan Papua dengan Papua Nugini. Apa langkah yang diambil pemerintah? Selasa, 15 Sep 2015 11:53 WIB
detikNews Bila Diizinkan PNG, TNI Siap Geruduk OPM: 5 Menit Selesai Kok! Pasukan TNI siap melakukan operasi pembebasan dua WNI yang disandera kelompok bersenjata OPM pimpinan Jeffry. Tentunya harus seizin PNG. Selasa, 15 Sep 2015 10:54 WIB
detikNews Panglima TNI Soal 2 WNI Disandera OPM: Kita Tunggu Langkah Pemerintah PNG Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sudah mendapatkan laporan terkait penyanderaan 2 WNI oleh Kelompok OPM di Papua Nugini. Selasa, 15 Sep 2015 09:42 WIB