detikNews
Ngaku Dokter Karena Terdorong Keuntungan
Erwan David (37), jebolan Fikom sebuah PT negeri di Bandung ini, mengaku tergiur dengan keuntungan yang mudah dia peroleh saat menjadi dokter kejiwaan palsu. Setiap kali periksa, pasien dikenai biaya Rp 20 ribu.
Selasa, 28 Jul 2009 17:24 WIB







































