Kondisi likuiditas perbankan di dalam negeri saat ini sangat ketat. Alhasil, perbankan nekat memberikan bunga deposito tinggi, bahkan ada yang sampai 11%.
Perbankan dalam negeri dianggap melakukan 'perang' suku bunga dalam menggaet nasabah kaya. Namun pihak bank justru menganggap nasabah yang meminta bunga tinggi.
Perang bunga deposito tinggi dilakukan bank-bank besar. Bahkan bank besar berani memberi bunga deposito hingga 11% untuk deposan berdana besar. Bagaimana nasib bank kecil?
Perbankan dalam negeri berlomba-lomba menawarkan bunga deposito tinggi, untuk menjaring nasabah-nasabah berdana besar. Tak tanggung-tanggung, bunga yang ditawarkan hingga 11%/tahun.
Perbankan di Indonesia mulai jor-joran memberikan bunga deposito tinggi, demi menggaet dana nasabah besar. Kondisi ini membahayakan, dan nasabah harus hati-hati.