Sate, gule dan tengkleng mbok Galak ini memang mlekoh bumbunya. Karena itu tiap kali pak Harto dan keluarga ke Solo, sate racikan mbok Galak ini tak pernah absen di meja makan ndalem Kalitan!
Satai dari daging sapi atau kambing ini ternyata punya racikan yang agak berbeda di Jakarta, Purwakarta dan Cianjur. Penasaran kami pun mencoba ketiganya, hmm... mana ya yang lebih mak nyuss?
Di akhir bulan Juli kemarin, saya mendapat kesempatan untuk berwisata kuliner ke Solo. Sungguh saat yang menyenangkan, karena terisi dengan rekan-rekan seperjalanan yang asyik dan makanan-makanan Solo yang lezat-lezat...
Perayaan Idul Adha 1428 H kali ini berlangsung meriah di Pondok Pesantren Assalam Sukoharjo, Solo. Para santrinya beramai-ramai mengipas sate sepanjang 250 meter. Wuih!
Icip-icip di Jakarta kini memang menyediakan berbagai alternatif pilihan. Nah, salah satunya adalah daerah yang akhir-akhir ini cukup menjadi buah bibir yaitu 'Greenvile'. Ada apa sih disana?
Walaupun terik menyengat, para pengunjung Adira Kenduri Kuliner Nusantara tetap antusias mengunjungi aneka stand yang menggelar beragam hidangan nusantara. Tak hanya gabus pucung, papeda, dan sangu tutug oncom tetapi juga ada aneka tarian dan permainan tradisional.
Di mana pun rombongan safari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputi berada, selalu menarik perhatian warga setempat. Tidak terkecuali saat berhenti istirahat dan makan siang.