Kasus pengelolaan timah merugikan negara Rp 300 triliun berdampak pada industri di Bangka Belitung. Hanya 3 smelter yang beroperasi, perekonomian terancam.
Kapal nelayan terbalik dan pecah setelah dihantam ombak di perairan Pulau Lampu, Kabupaten Bangka. Akibatnya, anak nakhoda tewas dalam insiden tersebut.