Presiden Prabowo tidak menyebut biaya pembangunan IKN dalam pidato APBN 2026. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku belum memiliki data rinci anggaran tersebut.
Presiden Prabowo Subianto menghapus tantiem BUMN dan memangkas komisaris untuk efisiensi. Kebijakan ini bertujuan perkuat tata kelola dan kesejahteraan rakyat.
Menteri Keuangan Sri Mulyani rencanakan penggunaan Saldo Anggaran Lebih Rp 60 triliun di 2026 untuk kurangi utang dan perkuat cadangan fiskal pemerintah.