Jam analog di telepon seluler menunjukkan pukul tiga pagi namun kedua mata masih sulit terpejam. Jantung berdebar kencang dan citra tentang Papua makin terlihat nyata di pikiran. 12 Jam menuju Papua, memang menegangkan.
Untuk mengakali penyakit flu yang seringkali menyerang di musim pancaroba, Anda bisa mengonsumsi makanan sehat. Seperti Phở Bò Dac Biet, makanan kaya manfaat coriander atau ketumbar yang ampuh menghadang flu.
Seru dan meriah! Itulah suasana pantura yang diboyong sebagai ciri khas rumah makan ini. Makanan serba sederhana dan sedap jadi andalannya. Mau nasgor hijau, mi godog atau suun goreng atau siomay kampung? Semuanya disajikan panas mengepul! Slrupp... sedapnya!
Tur kuliner memang sudah biasa, tetapi tur kuliner ini sekaligus melatih kreativitas dan belajar tentang sejarah tempat makan. Sesuai dengan tajuk tur kuliner ini, acara ini memang bukan sebuah tur kuliner biasa.
Makan bisa menjadi alternatif paling ampuh untuk menghilangkan stres karena aktivitas sehari-hari. Anda bisa memasukan kota dengan kuliner terbanyak dalam itinerary liburan. Nyam! Nyam! Nyam!
Racikan mie khas Jawa memang paling pas dinikmati saat udara dingin. Porsinya royal dan rasanya juga gurih enak. Mie lidi yang diberi campuran ayam suwir, tomat, kol dan kekian terigu serta telur bebek ini jadi favorit banyak orang. Sluuurp gurihnya!
Penggemar mi ayam khususnya yamien wajib mencoba mi yang satu ini. Yamien berwarna kecokelatan dengan topping cincangan ayam ini tampil begitu menggoda. Semangkok kuah kaldu berisi bakso dan tahu yang gurih lembut membuat rasanya tambah mantap!
Pangkostrad Letjen M. Munir memimpin proses pemakaman mantan Gubernur DKI Jakarta Wiyogo Atmodarminto, di Taman Makam Pahlawan (TMP). Proses pemakaman yang berlangsung dua jam dilaksanakan dengan upacara militer.
Bakmi yang satu ini memang memikat warnanya. Ternyata setelah menyentuh lidah, teksturnya terasa mulus lembut dan tipis. Topping ayamnya kenyal gurih dan kaldu yang bening gurih membuat semangkuk mi ini licin tandas lebih cepat. Slruupp... enak!