Polisi menangkap 29 WN Tiongkok dan Taiwan di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Mereka selanjutnya akan diproses di Polda Metro Jaya atas dugaan melakukan kejahatan lintas negara via online.
Setelah menggerebek sejumlah lokasi yang dijadikan para WNA Tiongkok dan Taiwan untuk melakukan kejahatan penipuan cyber, tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya akhirnya menangkap pria WN Tiongkok yang diduga sebagai bos sindikat itu.
Pihak kepolisian memperkirakan omset yang diperoleh para WNA Tiongkok dan Taiwan dalam melakukan kejahatan cyber online di Jaksel, mencapai miliaran rupiah per tahun. Sebab, dana operasional sindikat ini mencapai Rp 400 juta lebih per bulan.
Total ada 60 WN Tiongkok dan Taiwan yang diamankan polisi karena melakukan keejahatan transnasional di Pondok Indah dan Kemang, Jaksel. Selain WNA, polisi juga menangkap seorang pria WNI yang menjadi organisator.
Pembunuh Jopi Peranginangin atau @redjopi sudah terungkap. Pihak kepolisian memastikan, pelaku yang juga berdinas di TNI AL ini sudah ditangani POM AL.
Setelah mengamankan 29 orang WN Tiongkok dan Taiwan di Pondok Indah, Jakarta Selatan, tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali mengamankan sejumlah WNA.
Petugas Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggerebek sebuah rumah mewah di kawasan Pondok Indah, Jaksel yang dijadikan 'kantor' 29 WNA untuk melakukan penipuan. Saat penggeledahan, polisi tidak hanya menemukan peralatan untuk melakukan kejahatan, tetapi juga narkoba.
Total ada 29 WN Tiongkok dan Taiwan yang diamankan di sebuah rumah mewah di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Sejumlah WNA wanita pernah dipekerjakan di sebuah tempat karaoke di kawasan Jakarta Barat.
Ribuan pecinta skuter dari Jakarta dan mancanegara memadati acara Jakarta Mods Mayday 2015 di di Pantai Carnaval Ancol, Jakarta. Acara yang dikemas dalam nuansa populer dan dinamis, khas subkultur Mods itu bertujuan menggelorakan semangat brotherhood ribuan skuteris.