Selain oleh otoritas pelabuhan, pencarian dilakukan oleh personel TNI AL, Polair, KPLP (Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai), pemadam kebakaran, dan SAR DKI.
"Jadi mereka kita paksa membangun kapal standar yang kita mau. Dia bisa ngutang bank, kita Bank DKI pinjemin, kita bayarnya rupiah per mil," ujar Ahok.
Kapolda Metro Jaya membantah kabar yang menyebut nakhoda KM Zahro Express melompat duluan saat kapal terbakar. Nakhoda kapal saat itu justru melompat terakhir.