Sebelum menonton berbagai pentas di Taman Ismail Marzuki, orang dapat makan malam dengan nyaman di sini. Tempatnya kecil, ditata apik, sehingga terasa cozy. Hidangannya pun terfokus pada beberapa jenis masakan Indonesia.Yuk mampir!
Sayuran, buah-buahan, serta makanan lain yang kita konsumsi sehari-hari sangat mungkin tercemar bahan-bahan kimia melalui penggunaan pupuk dan pestisida. Namun tidak dengan bahan-bahan makanan organik.
Nasinya mengepul hangat dan wangi. Lauknya pun bisa pilih sesuka hati. Disuap dengan empal yang empuk gurih, tempe goreng yang tipis renyah, plus sate usus yang kenyal empuk. Hmm.. sedap! Dicocol sambal yang menggigit plus emping yang tipis rasanya makin dahsyat! Yuk, sahur di sini!
Nasinya mengepul hangat dan wangi. Lauknya pun bisa pilih sesuka hati. Disuap dengan empal yang empuk gurih, tempe goreng yang tipis renyah, plus sate usus yang kenyal empuk. Hmm.. sedap! Dicocol sambal yang menggigit plus emping yang tipis rasanya makin dahsyat!
Awal minggu ini saya bincang-bincang dengan beberapa pengunjung dan pelayan “warteg” langganan yang berlokasi di belakang kantor Bappenas, mengenai persoalan hidup di negeri tercinta ini yang menurut saya semakin hari semakin absurd.
Rumah makan sederhana ini sudah cukup lama populer. Ada lebih dari 20 jenis lauk-pauk tersaji di meja. Jamur tiram yang berwarna putih melebar, ditumis dengan bumbu bernuansa kecap merupakan salah satu menu yang populer disini.
Ikan cakalang yang terkenal dari Manado bisa dicicipi disini. Di masak dengan bermacam-macam bumbu yang menjadikan rasanya enak dan mantap. Atau bisa juga icip-icip asam padeh yang khas dari ranah Minang. Hmm..sluuurrp!
Sejak awal tahun 2010 ini, Solo memiliki sebuah fine-dining restaurant yang benar-benar dapat dibanggakan. Restoran ini merupakan bagian dari House of Danarhadi.