Kuah soto yang berwarna bening sedikit kecokelatan menebarkan aroma harumĀ wangi bawang putih yang tajam. Suwiran daging ayam yang empuk berselingan dengan tauge yang renyah.Tambahan sedikit sambal, kecap manis, dan juga kucuran jeruk nipis membuat rasanya jadi makin uenak!
Racikan nasi megono dari Pekalongan ini benar-benar menumpas rasa kangen. Nangka muda cincangnya diberi bumbu urap yang pedas gurih, disanding dengan sambal tauco dan terik tempe berbalut santan mlekoh. Disuap dengan nasi hangat, hmm... benar-benar sedap dan miroso!
Racikan soto ini memang berbeda, tidak menggunakan suwiran daging ayam ataupun potongan daging melainkan ceker ayam. Cekernya kenyal montok sungguh lezat! Tak hanya enak, tapi juga bisa mengembalikan semangat setelah seharian berpuasa. Coba saja!
Kalau rindu kampung halaman, Anda bisa menebusnya lewat sajian buka puasa. Menu khas Medan tak hanya kaya rasa tapi kenikmatannya memang tak ada duanya. Mulai soto udang sampai es campur 12 rupa dan jus martabe bisa Anda cicipi!
Di ujung pekan ini mungkin Anda ingin menyantap yang sedap, ringan tetapi juga unik rasanya. Racikan tahu gaya Surabaya ini bisa jadi pilihan makan siang ini. Saus yang manis pedas dengan sentuhan petis dijamin bikin kenyang!
Sebuah warung soto Lamongan di Pasar Santa, Jl Cipaku I, Jakarta Selatan, dilahap si jago merah. Namun, kebakaran hanya berlangsung singkat dan api dapat segera dipadamkan.
Ketupat sayur di pagi hari itu sih biasa, kalau makan ketupat sayur malam-malam? Hmm.. seperti apa yah? Untuk menikmati seporsi ketupat sayur ini, Anda harus sedikit bersabar karena warung tenda ini baru buka pukul 21.00. Penasaran?
Gara-gara sopir pengemudi mengantuk, sebuah mobil sedan Toyota Corolla DX terbalik di Jalan Prof Moestopo atau tepatnya di depan bengkel Yamaha No 17. Beruntung pemilik mobil, Suratman (74) hanya luka lecet.