Otoritas Suriah menolak desakan Liga Arab agar Presiden Bashar al-Assad menyerahkan kekuasan kepada wakilnya. Suriah bahkan menyebut desakan tersebut sebagai 'intervensi yang keji'.
Setelah sempat menguasai sebagian wilayah kota Domau di dekat ibukota Damaskus, pasukan anti rezim Bashar al-Assad dilaporkan meninggalkan wilayah tersebut.
Konflik di Suriah tiada berkesudahan. Pemerintah Amerika Serikat pun tengah mempertimbangkan untuk menutup Kedubesnya di Damaskus, terkait memburuknya situasi.
Presiden AS Barack Obama mengecam kekerasan yang terus dilakukan pasukan Suriah terhadap demonstran. Obama pun kembali menyerukan Presiden Bashar al-Assad untuk mundur.
Konflik di Suriah terus memakan korban jiwa. Sekjen PBB Ban Ki-moon kembali mendesak Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk menghentikan pembunuhan rakyatnya.
Konflik di Suriah belum juga menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Bahkan Kepala Liga Arab Nabil Elaraby mengingatkan kemungkinan pecahnya perang sipil di negeri itu.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, menuduh Presiden Bashar al-Assad tidak bertanggung jawab atas kekerasan yang terjadi di negara itu.
Seorang jurnalis asal Prancis tewas saat meliput demonstrasi di Kota Homs, Suriah. Pemerintah Prancis pun meminta dilakukan investigasi menyeluruh atas kejadian itu.