Selama lebih dari 30 tahun, Li Jingzhi menghabiskan hidupnya untuk mencari sang anak, Mao Yin, yang diculik pada 1988 dan menjadi korban perdagangan anak.
Polisi mengamankan seorang perempuan yang tak lain ibu kandung bayi baru lahir yang ditemukan tewas. Korban diduga dibunuh ibunya lalu dibuang dari lantai 3.