Sebanyak 138 penumpang Kapal Dharma Rucitra yang kandas di Tanjung Goa, perairan Selat Bali, berhasil dievakuasi. Namun para penumpang kecewa. Mereka hanya diberi makan sekali.
Satu lagi restoran yang mengedepankan citarasa Peranakan - fusion Tionghoa-Melayu. Restoran ini dikelola oleh Penang Bistro yang sudah lebih dulu punya nama di Jakarta. Dilihat dari tempat maupun penataan dekorasinya, jelas sekali Seribu Rasa diposisikan sebagai restoran fine dining. Tempatnya chic, sekalipun masih dalam batas casual.
Setidaknya, ada dua daerah yang meng-claim sambal tumpang sebagai kuliner tradisional mereka. Kedua daerah itu adalah Solo dan Kediri. Sambal tumpangnya sama, hanya cara menyajikannya yang berbeda. Penasaran?
Toko kue dan katering yang sudah berdiri hampir 50 tahun ini memang legendaris. Ada kue lapis kohjo dan engka ketan yang legit harum. Gudeg komplet, empal gepuk, urap dan bistik Jawa yang sedappun sangat menggiurkan. Semuanya bikin lidah bergoyang dan ketagihan!
Hampir semua hidangan khas Jawa bisa ditemui di tempat ini. Ada Timlo Solo, Kupat Tahu Magelang, Nasi Terik, atau Nasi Gudeg, semuanya enake poll! Buat pelepas dahaga ada Es Cendol segar yang dibuat dari bahan alami. Slurpp...mau?
Menebus rindu makanan Solo sangat pas dilakukan di resto ini. Mau nasi pecel, nasi langgi atau nasi urap, semuanya disajikan apik. Bumbunya sedep miroso, khas Jawa. Serabi Solo yang hangat renyah pinggirnya pun siap jadi pembilas rasa pedas. Mau coba?
Kuah tengkleng yang gurih dan bumbu yang ringan berwarna kecoklatan ini memang paling sedap untuk menemani sepiring nasi putih hangat. Dagingnya kenyal empuk dan bumbu yang terasa hingga ke dalamnya. Selain tengkleng apalagi yang disediakan rumah makan ini?
Tak hanya terpikat dengan Selat Solo dan Nasi Joglo yang ada di restoran ini. Interiornya yang berbentuk seperti rumah tardisional joglo ini juga tak kalah memikat mata. Jika liburan ini belum ada rencana, yukk... mampir saja ke restoran di bilangan Bintaro ini!