Trump awalnya mengatakan tarif 20% untuk kargo di Selat Hormuz, namun membatalkannya. Iran menegaskan selat akan tetap ditutup hingga AS menghentikan agresi.
AS dan Iran kembali saling serang, mengancam gencatan senjata. Pasukan AS menargetkan radar pesisir Iran, sementara Iran memperingatkan AS akan penyesalan.
Presiden Kolombia Gustavo Petro memerintahkan penyelidikan terhadap sejumlah mayat yang terdampar di pantai negara itu, yang diduga korban serangan militer AS.
Trump mengklaim Iran kehilangan sebagian besar kapasitas produksi rudal dan drone, dengan hanya sekitar 21 persen atau 22 persen pasokan rudal yang tersisa.
Netanyahu memuji aksi pasukan Israel mencegat Global Sumud Flotilla. Penasihat Iran, Mohsen Rezaei, menegaskan Teheran akan memaksa AS mundur dan menyerah.