Insiden itu dipicu pecekcokan antara sekuriti dan sopir taksi online yang berakhir dengan pemukulan. Kejadian ini berujung pada aksi penggerudukan ke Mal Kokas.
Sopir taksi online sempat menggeruduk Mal Kota Kasablanka (Kokas) karena tak terima rekannya dianiaya seorang sekuriti. Pihak Kokas memberi penjelasan.