Erupsi Gunung Semeru pada 19 November menyebabkan material vulkanik menumpuk dan potensi banjir lahar. Penambang dihentikan sementara hingga kondisi aman.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bencana banjir dan longsor di Sumatera akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi 2025, namun tetap optimis di atas 5,5%.
Gunung Semeru erupsi empat kali pada Kamis pagi, memunculkan kolom abu setinggi 1.000 meter. Status gunung masih Siaga, warga diimbau menjauhi radius 13 km.