Empat hari berlalu, aksi jahit mulut 5 mahasiswa Utama Jagakarsa terus berlangsung. Tak juga digubris, nyaris terjadi bentrokan antara mahasiswa dan pihak kampus.
Hari ini 13 November, tepat sewindu kasus berdarah bentrokan aparat keamanan dan mahasiswa di Semanggi. Seratusan mahasiswa Universitas Atmajaya dan keluarga korban pun memperingatinya.
Setelah demo, mahasiswa akhirnya diterima Wapres Jusuf Kalla. Suara Kalla meninggi saat mahasiswa mengaku tidak percaya pemerintah memenuhi 100 persen dana jadup dan rekonstruksi Yogyakarta.