Dalam kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2008, Obama menjadikan isu Perang Irak 2003 sebagai senjata untuk mengalahkan pesaing politiknya dari Partai Republik, John McCain.
Operasi militer Sekutu terhadap Libya sungguh mahal. Bahkan, pemerintah AS kewalahan dengan biaya operasi yang begitu besar. Maklum, satu rudal Tomahawk saja Rp 8,7 miliar. Padahal lebih 162 rudal telah ditembakkan.
Pejabat senior AS mengklaim NATO setuju memimpin, tidak hanya zona larangan terbang di atas Libya, tapi juga semua operasi lain yang ditujukan untuk melindungi warga sipil di negeri itu. Hal ini berbeda dengan statemen Sekjen NATO.
Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin pada hari Senin mengecam "tren yang stabil" intervensi militer AS di seluruh dunia. Dia menuding Washington bertindak tanpa hati nurani atau logika.
Pesawat tempur sekutu pimpinan Prancis sudah diterjunkan untuk menghadang pasukan pimpinan Libya, Muammar Khadafi. Sebelumnya AS dan Inggris juga sudah melepaskan 110 rudal Tomahawk. Yuk, kita lihat peta kekuatan sekutu!