Di negara demokrasi kategori partly free (separuh bebas) seperti Indonesia, fanatisme simpatisan politik sangat rentan dimanfaatkan sebagai martir para elite.
Dari 8 korban meninggal dunia dalam aksi 21-22 Mei yang disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dua orang masih berusia di bawah 18 belas tahun.