detikNews
Kapolri: Telegram Sulit Disadap, Dimanfaatkan Banyak Teroris
Pemerintah memblokir aplikasi Telegram. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, pemblokiran tersebut karena aplikasi itu banyak digunakan teroris.
Minggu, 16 Jul 2017 15:20 WIB







































