Polri meminta maaf terhadap bangsa Indonesia dan negara atas kerusuhan yang terjadi di Kompleks Mako Brimob. Walau anggota Polri juga ada yang jadi korban.
Para tahanan teroris yang beraksi di Kompleks Mako Brimob sempat menguasai senjata api. Daya jangkau senjata itu bisa mencapai jalan depan Mako Brimob.