Nilai Dolar AS pada pembukaan perdagangan pekan ini terus merosot di pasar Asia, Merosotnya nilai Dolar AS ini merosot dibandingkan nilai kurs pada penutupan perdagangan pekan lalu.
Harga minyak dunia akan tetap berada di atas US$ 47 dolar per barel. Hal itu, dipicu oleh kenaikan permintaan energi global dan belum berubahnya kuota OPEC.
Hampir US$ 9 miliar uang minyak Irak raib. Padahal dana itu untuk membangun Irak. Spekulasi muncul, termasuk dana itu digunakan untuk mengatasi defisit AS.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis (9/12/2004) diperkirakan masih akan terdepresiasi menyusul menguatnya mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia.