"Masih diperiksa, nanti kita tunggu dari Krimum. Mereka tidak mematuhi maklumat yang telah dikeluarkan Kapolri," kata Kabid Humas Polda Sultra AKBP La Ode.
Banyak sisi ganjil dari geger soal kedatangan 49 TKA asal China di Sulawesi Tenggara. Dia menjurus pada sebuah skandal sistemik yang melibatkan banyak pihak.
Protes kedatangan ratusan TKA China di Sultra membuat Wagub angkat bicara. Orang nomor 2 di Pemprov Sultra itu meminta perusahaan juga menyerap pekerja lokal.