Sekjen Kementerian Agama (Kemenag) M Nur Kholis Setiawan mengingatkan PNS atau ASN di lingkungan Kemenag agar tidak terlibat dalam radikalisme dan terorisme.
Gubernur Jawa Timur menyebut akan melakukan screening pemahaman ideologi pada penerimaan CPNS. Hal itu dilakukan bentuk antisipasi mencegah radikalisme PNS.
Ketum Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla menyebut hubungan guru mengaji dengan pelaku bom bunuh diri tak berkaitan dengan penyebaran radikalisme di masjid.
"Mengenai bom ya, saya kira kita beberapa kali kecolongan. Nah tentu ini imbauan untuk aparat keamanan mulai dari Pak Wiranto, misalnya," kata Zulkifli Hasan.