ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap minibus di Kabul, Afghanistan, yang menewaskan seorang jurnalis lokal dan melukai empat orang lainnya.
Pemimpin tertinggi Taliban, Haibatullah Akhundzada, memperingatkan bahaya pembangkang dan penyusup ke dalam kelompok yang kini berkuasa di Afghanistan ini.
Militer AS dilapotkan menyembunyikan serangan udara di Suriah pada 2019 lalu. Serangan itu bahkan menewaskan wanita dan anak-anak. Berikut ulasan selengkapnya.