Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia menunjukkan merosotnya kepuasan publik terhadap penegakkan hukum juga disebabkan tindak kekerasan aparat yang marak terjadi.
Anggota Komisi Kepolisian Nasional Adrianus Eliasta Meliala ini mengatakan kejadian di LP Cebongan dan penyerangan Mapolres OKU di Sumatera Selatan mengisyaratkan bahwa proses penegakan hukum kita sudah dikangkangi. Dia menyarankan, Presiden harus turun tangan untuk menengahi konflik antara polisi dan TNI yang bukan kali ini saja terjadi.
Penyerangan Polres Ogan Komering Ulu (OKU) pada 7 Maret 2013 sudah ditangani TNI AD. Anggota TNI yang terlibat sudah diproses dan tinggal menunggu persidangan.
Pemerintah pernah berjanji tidak akan pernah kalah dengan segala bentuk kekerasan. Kini di tengah semakin banyaknya kasus kekerasan, janji pemerintah kembali ditagih.
Kasus kekerasan yang melibatkan oknum anggota Polri dan TNI dianggap ironi. Presiden diminta bersikap tegas terhadap dua pucuk pimpinan tersebut bila terjadi pelanggaran.
KSAD Jenderal TNI Pramono Edhie meminta agar sidang militer kasus pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumsel digelar secara terbuka. Ada 20 prajurit TNI yang menjadi tersangka.
Kapolda Sumsel Irjen Iskandar Hasan menyatakan dirinya tidak membiarkan kasus penyerangan ke kantor Polres OKU di tengah pencalonannya untuk maju di bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel.
Tersangka penyerangan, perusakan dan penganiayaan di Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU) terus bertambah. Kini sudah 20 orang oknum prajurit TNI AD yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Meski kasus penyerangan Polres Ogan Komering Ulu (OKU) belum tuntas, Kapolri Jenderal Timur Pradopo merestui Kapolda Sumatera Selatan Irjen Iskandar Hasan untuk bertarung di Pemilihan Gubernur Sumsel.