Menlu AS Hillary Clinton mengingatkan Korut soal rencana peluncuran roketnya. Korut diserukan tidak melakukan peluncuran itu jika menginginkan masa depan yang lebih baik bagi rakyatnya.
Pemerintah China meminta semua pihak untuk tetap tenang, menahan diri dan menghindari eskalasi ketegangan. Hal ini disampaikan menjelang rencana peluncuran roket Korut.
Cina kembali menyampaikan kekhawatiran atas ketegangan di Semenanjung Korea, di saat Korea Utara bersiap untuk meluncurkan roket dalam beberapa hari ini.
Otoritas penerbangan sipil Filipina akan mengalihkan aktivitas penerbangan dari dan ke Jepang maupun Korsel selama 12-16 April mendatang. Hal ini bertepatan dengan rencana peluncuran roket Korut yang disebut-sebut akan melewati wilayah Filipina.
Menjelang peluncuran kontroversial roket pembawa satelit, partai paling berkuasa di Korut akan menggelar konferensi khusus pada 11 April. Konferensi ini untuk memperkuat pemimpin baru mereka, Kim Jong-Un sebelum peluncuran dilakukan.
Korut mulai mengisi bahan bakar roket yang akan diluncurkan bulan depan. Korut tak peduli meski Amerika Serikat dan negara-negara lain mengecam peluncuran roket itu.
Meski dikecam sejumlah negara, namun Korea Utara (Korut) bersikeras untuk tetap meluncurkan roket yang akan membawa satelit luar angkasa pada April mendatang.
Rencana Korut untuk meluncurkan satelit luar angkasa menimbulkan kecaman dan kekhawatiran sejumlah negara. Jepang bahkan akan mengerahkan rudal Patriot di Tokyo sebagai langkah persiapan.
Meski banyak dikecam, Korut tetap dengan rencananya untuk meluncurkan roket jarak jauh bulan depan. Presiden AS Barack Obama pun mengancam Korut atas rencananya itu.