Bocah di Desa Bejen, Temanggung, Jawa Tengah tewas usai diruwat. Sang anak disebut titisan genderuwo dan jenazahnya dibiarkan mengering selama 4 bulan.
Mayat bocah korban ruwatan karena dianggap titisan genderuwo disimpan dalam rumah 4 bulan. Kondisi rumah TKP di Temanggung saat ini dipasangi garis polisi.
Kasus bocah tewas korban ruwatan karena dianggap titisan genderuwo sangat memprihatinkan. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berharap warganya tak percaya takhayul.
Empat orang jadi tersangka kasus mayat bocah korban ruwatan yang disimpan 4 bulan. Kakek korban harap pelaku, terutama dukun dan asistennya, dihukum berat.
Bocah perempuan tewas ditenggelamkan dalam bak dengan dalih ruwatan karena dianggap titisan genderuwo. MUI Jateng tegaskan tak ada anak titisan genderuwo.