Keputusan beberapa negara di Asia untuk menghentikan ekspor beras dari negara masing-masing disesalkan Bank Penmbangunan Asia (ADB). Larangan itu memicu harga beras naik.
Data konsumsi beras yang berbeda antara Bulog dengan Deptan adalah satu contoh kurang beresnya tata niaga pangan nasional. Keinginan pemerintah membuka kran ekspor justru membuat antrian panjang di dalam negeri mendapatkan beras.
Dunia usaha mewanti-wanti jangan sampai ketegangan politik Indonesia-Australia merembet ke urusan perdagangan. Kenapa? kedua negara bakal buntung. Sedangkan negara ketiga justru meraup keuntungan.