Polisi memukul mundur mahasiswa yang berdemonstrasi di depan Kampus UKI, Jl Diponegoro, sampai larut malam. Dengan dukungan kendaraan water cannon dan barracuda, polisi berusaha membuat Jl Diponegoro bisa kembali dilintasi.
"Ada tiga orang yang ditangkap. Dua orang ditembak. Satu orang kena tembak di perut, satu lagi tertembak di punggung tembus ke dada dan mati," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto.
Peringatan bagi para pelaku rampas motor. Kali ini polisi tidak segan-segan menekan pelatuk pistol. Seperti yang terjadi pada warga Kediri Iman Nur Malik (36) yang didor 3 kali tembakan.
Seorang bintara di Mapolresta Bukit Tinggi, Sumatera Barat (Sumbar), terluka karena tembakan yang dimuntahkan pimpinannya. Personel tersebut nekat mengancam pimpinannya dengan sebilah parang.
Setelah diberikan tembakan peringatan, tersangka tidak mau berhenti. Saat berhasil ditangkap petugas, pergumulan pun terjadi. Ternyata tersangka mengeluarkan senjata tajam dan menusuk lengan petugas. Selain itu juga menggunakan batu untuk melukai petugas.
Baku tembak antara polisi dan teroris di Kabupaten Bandung telah berlangsung selama empat jam. Namun dalam kurun waktu itu, para teroris belum juga berhasil ditaklukkan.