Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani mengaku akan berkomunikasi dengan kaum difabel. Tujuannya menjelaskan pernyataan Ma'ruf Amin.
Pernyataan cawapres Ma'ruf Amin tentang orang 'buta' dan 'budek' menuai polemik. Penyandang disabilitas di Jabar tersinggung dan menuntut Ma'ruf meminta maaf.
Forum Tunanetra Menggugat mengultimatum cawapres Ma'ruf Amin terkait pernyataan 'budek-buta' bagi mereka yang tidak bisa melihat prestasi pemerintahan Jokowi.
"Saya rasa ini terlihat sengaja digoreng sedemikian rupa bahkan menggunakan kata-kata yang tidak pantas seperti beri makan ternak itu, ya Allah...," kata Andre.