Ternyata elit bangsa ini kurang arif menyampaikan berbagai statemen. Pernyataan berpotensi menyulut api permusuhan, fitnah, dan akhirnya menghilangkan kepercayaan berujung instabilitas.
Ketua DPP PKS Bidang Kesra Mushalli membantah partainya sedang mengalami masa-masa sulit akibat perpecahan dua kubu. Yang benar, lanjutnya, PKS sedang mengalami dinamika politik yang masih wajar dalam dunia politik.
Sejumlah partai politik pendukung pemerintahan SBY-JK 2004-2009 mulai 'mbalelo'. Bila satu bulan lalu, mayoritas parpol berkumpul di Blok S (SBY), peta politik terkini sudah berbeda lagi. Beberapa Parpol bahkan sudah mendeklarasikan capresnya melawan SBY.
Setelah Wapres Jusuf Kalla pulang dari lawatannya ke luar negeri, belum ada satu rapat bersama yang melibatkan Presiden, Wapres dan para menteri secara menyeluruh. Mungkinkah reshuffle kabinet akan terjadi akibat retaknya SBY-JK?
Partai Demokrat (PD) menilai kesiapan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) untuk maju sebagai capres sebagai hal biasa. PD minta perbedaan sikap politik itu tidak dibesar-besarkan.
SBY-JK sudah saling mengeluarkan pernyataan terbuka terkait kompetisi Pilpres 2009. Baik SBY maupun JK diimbau tetap menjunjung tinggi sikap negarawan meski berbeda arah politiknya.
Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) meminta surat penjaringan capres dikirim ke daerah setelah ia tiba di tanah air. Tapi ternyata permintaan JK tidak dijalankan pengurus DPP Golkar. Buktinya, sejumlah daerah telah menerima surat itu.