Investor di Wall Strees masih ragu-ragu dengan paket kebijakan Presiden AS George W Bush. Bursa saham di AS sebagian tetap turun meski paket sudah disetujui Kongres AS.
Paket kebijakan ekonomi Presiden AS George Bush senilai US$ 150 miliar akan segera diluncurkan setelah disetujuinya paket itu oleh Kongres AS pada 7 Februari.
Capres AS, Barack Obama ternyata tidak mendapat dukungan sepenuhnya dari warga Negeri Paman Sam yang berkulit hitam. 50 Cent khawatir calon Presiden Partai Demokrat itu akan dibunuh.
AS memperketat sanksi ekomnomi terhadap pemerintahan junta milier Myanmar. Hal ini disebabkan Myanmar dianggap tidak demokratis dan masih melakukan pelanggaran HAM.