detikNews Hindari Tempat Keramaian Sinyalemen aksi teror 2 April di Indonesia diminta jangan dianggap enteng. Masyarakat diminta menghindari tempat keramaian. Sabtu, 01 Apr 2006 22:17 WIB
detikNews Pemerintah Diminta Tak Abaikan Ancaman Bom 2/4 AS dan Australia menginformasikan ada kemungkinan aksi teror 2 April. Pemerintah diminta tidak mengabaikan info itu. Sabtu, 01 Apr 2006 19:56 WIB
detikNews Din: Semoga Dibawa Mimpi Tokoh Islam yang berdialog dengan PM Inggris Tony Blair merasa kurang puas. Kritik kepada Blair atas invasi Inggris ke Irak tidak ditanggapi. Kamis, 30 Mar 2006 15:11 WIB
detikNews Blair: Australia Sasaran Teror Kaum Ekstremis PM Inggris Tony Blair menilai Australia berisiko tinggi terhadap serangan teroris dari kaum ekstrimis. Risiko serupa juga menghantui Inggris. Senin, 27 Mar 2006 06:22 WIB
detikNews Irak Ingatkan AS Jangan Campuri Urusan Dalam Negeri Irak terang-terangan mengecam AS karena mencampuri urusan dalam negerinya. Kecaman itu dicetuskan Menteri Keamanan Irak Abdul Karim al-Enzy. Sabtu, 11 Mar 2006 13:46 WIB
detikSport Teror Ancam Webber di Bahrain Teror mengancam penyelenggaraan GP Bahrain di Sirkuit Sakhir. Warga negara Australia seperti Mark Webber pun dianjurkan untuk tak mengikuti seri pembuka itu. Kamis, 23 Feb 2006 02:15 WIB
detikNews Nasir Abas: Sangat Mudah Bahan Peledak Masuk Indonesia Mantan petinggi JI, Nasir Abas menyebut banyak faktor penyebab umat Islam memusuhi AS. Kondisi itu dimanfaatkan pelaku teror mencari anggota baru. Minggu, 15 Jan 2006 18:32 WIB
detikNews Pemerkosa Berantai Kabur dari Penjara, Warga Resah Keresahan melanda warga Miami, AS. Gara-garanya, seorang tahanan yang dituduh memerkosa tujuh perempuan, kabur dari penjara. Hiii... Kamis, 22 Des 2005 15:03 WIB
detikNews Pascatragedi 11 September, AS Masih Berisiko Terorisme Empat tahun lebih tragedi 11 September atau peristiwa 9/11 berlalu, namun AS masih berisiko tinggi mengalami serangan teroris berikutnya. Senin, 05 Des 2005 16:19 WIB
detikNews Pakistan Pastikan Soal Kematian Petinggi Al Qaeda Pakistan memastikan seorang pemimpin jaringan teroris Al Qaeda yang tewas diroket adalah Hamza Rabia. Kepastian ini setelah dilakukan test DNA. Minggu, 04 Des 2005 14:06 WIB