Biaya investasi politik dalam Pemilu 2014 berdampak mendorong geliat perekonomian. Penelitian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) mengungkapkan, uang yang berputar dalam Pemilu kali ini mencapai Rp 115 triliun.
IHSG kembali mampu melewati kisaran target resisten (4.665-4.672). Pola ini masih menyimpan potensi kenaikan berlanjut selama tidak langsung dimanfaatkan untuk profit taking masif dengan alasan sudah mahalnya IHSG.
Cuaca dingin ekstrem yang melanda AS ikut menghajar pertumbuhan ekonomi setempat. Data-data ekonomi Januari yang sudah dirilis menunjukkan perlambatan.
Emas menjadi instrumen yang aman saat terjadi gejolak di dunia. Seperti yang terjadi sekarang ini, saat Ukraina-Rusia terjadi konflik, investor ramai-ramai borong emas.
Banyak kalangan meyakini bahwa kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan Pemilu 2014 akan memudahkan pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 6% pada 2014. Atau sebaliknya kegagalan pelaksanaan Pemilu 2014 juga akan berdampak negatif terhadap perekonomian nasional.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan dapat kembali menguat ditopang oleh masih kuatnya minat beli investor. Saham-saham yang dapat diperhatikan hari ini antara lain AALI, LSIP, ASII, UNTR, PGAS.