Massimo Ferrero adalah presiden yang tak sungkan melebur dengan para pendukung Sampdoria. Ia gemar merayakan kemenangan klubnya bersama seluruh pemain dan staf, walau ia sedang berada di tribun stadion lawan.
Mantan Kepala Badan Intelijen Negera (BIN) AM Hendropriyono menyebut pasal pidana penghinaan terhadap presiden yang masuk dalam RUU KUHP, sebagai hal wajar.