Kenaikan BI Rate sedikit banyak berpengaruh terhadap sektor properti. Tapi masyarakat berpendapatan menengah ke bawah masih bisa mengakses rumah dengan program subsidi pemerintah.
Kalau BI Rate naik, yang pertama kali terbayang di benak masyarakat adalah dampaknya terhadap suku bunga kredit perbankan. Siap-siap menerima kenaikan.
Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 7%. Sekitar satu bulan lagi perbankan akan ikut menaikkan tingkat bunga kreditnya.
Kondisi melemahnya indikator ekonomi Indonesia dan siklus melambatnya bisnis properti secara langsung akan mempengaruhi bisnis properti secara makro memasuki akhir tahun 2013 hingga awal tahun depan.
Pelemahan rupiah di awal pekan ini masih terus berlanjut hingga menembus angka Rp 10.800 per dolar Amerika Serikat (AS). Apakah solusinya hanya dengan menaikkan BI Rate?