Mayjen (Purn) Kivlan Zen meminta para jenderal buka-bukaan terkait tragedi hilangnya aktivis tahun 1998. Hal ini merupakan langkah menuju rekonsiliasi nasional.
Menko Polhukam Wiranto mengatakan, dirinya bukanlah orang yang 'gila kekuasaan'. Dia mengatakan, jika mau, dia bisa saja jadi presiden ketika tragedi 98 pecah.
"Soal pilihan teman-teman mau pilih 01 atau mau pilih 02, silakan saja tidak ada masalah. Tapi jangan memilih karena informasi yang salah," kata Luhut.