Protes antikudeta di Myanmar melibatkan beragam pihak termasuk generasi muda yang melek media sosial dan terhubung dengan dunia luar. Akankah membawa perubahan?
Para pengunjuk rasa kembali berkumpul di kota terbesar Myanmar, Yangon, mengabaikan ancaman militer yang akan melakukan "tindakan" terhadap kerumunan besar.