Warga sipil Afghanistan kembali tewas di tangan pasukan NATO pimpinan Amerika Serikat. Sebagai luapan kemarahan atas tewasnya seorang anak laki-laki oleh pasukan NATO, ratusan warga Afghan turun ke jalan.
Rata-rata 60 persen penduduk di 23 negara mendukung intervensi militer NATO di Libya. Sedangkan dukungan kurang dari 50 persen ditunjukkan oleh penduduk di Rusia, Turki, Argentina dan Indonesia.