Menguatnya dolar AS yang menembus Rp 10.000 cukup membuat para pelaku ekonomi khawatir terhadap kondisi perekonomian Indonesia. Apakah Indonesia memasuki jurang ekonomi?
Manajemen Antam mengaku sangat tergantung dengan kondisi perekonomian negara Amerika, Eropa, China, dan India terkait pemulihan harga emas yang beberapa bulan terakhir terus anjlok.
Bank syariah memberikan hasil jauh lebih sedikit dari bank non syariah. Selintas terlihat kinerja bank syariah kurang baik atau kurang mampu bersaing dengan bank non syariah.
Pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) menolak pengenaan pajak 1% kepada UKM dengan omzet hingga Rp 4,8 miliar/tahun.
Indeks harga saham gabungan kemarin masih terus turun dan ditutup pada level 4.429. Ambruknya harga saham ini karena para investor masih panik setelah Amerika Serikat akan mencabut paket perangsang ekonomi Quantitative Easing.
PT PLN (Persero) mencatat pertumbuhan pemakaian listrik hingga akhir Mei 2013 sebesar 16,07 Tera Watt hour (TWh) atau tumbuh 9,96 % bila dibanding dengan pemakaian listrik pada Mei 2012 sebesar 14,61 TW.
Pasar saham Wall Street kembali menanjak dan mencetak rekor baru didorong positifnya data ekonomi Jerman dan China. Indeks S&P cetak rekor lima hari berturut-turut.
Pendapatan negara dari sektor pajak pada periode Januari-15 Maret 2013 ini mencapai Rp 158,2 triliun. Ditjen Pajak menyatakan hasil itu kurang menggembirakan.