Sebanyak 141 negara termasuk RI menyetujui resolusi PBB yang meminta Rusia menghentikan serangan ke Ukraina. Sikap Indonesia itu pun menimbulkan pro dan kontra.
Pejabat pertahanan senior AS menyebut pasukan Rusia terhambat oleh perlawanan sengit militer Ukraina, juga karena kekurangan bahan bakar dan pasokan makanan.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan "tak ada yang bisa menghancurkan" mereka di tengah pernyataan Rusia akan segera menggempur ibu kota Kiev.
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko memerintahkan pengerahan lebih banyak pasukan militer ke wilayah selatan negaranya yang berbatasan dengan Ukraina.